SENATORNEWS.ID – Di tengah pro dan kontra di tengah publik terkait wacana penganugerahan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Menteri Kebudayaan yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon. Menyatakan bahwa mantan Presiden RI di era Orde Baru tersebut memenuhi persyaratan untuk mendapat gelar yang pahlawan dimaksud.
Pernyataan dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut disampaikannya di Istana Kepresidan, Jakarta Pusat, 5 November 2025. Pasca melaporkan nama-nama yang diajukan sebagai calon yang diharapkan mendapat gelar Pahlawan Nasional.
Dalam keterangannya pada wartawan, Fadli Zon mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan kajian, penelitian dan diskusi panjang terkait pengajuan nama-nama tokoh yang diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional.
“Dari tim GTK ini, telah melakukan juga kajian, penelitian, rapat, sidang terkait hal ini. Jadi telah diseleksi tentu berdasarkan, kalau semuanya memenuhi syarat ya, jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat,” ungkapnya.
Menurutnya, dari nama-nama yang diajukan termasuk Soeharto di dalamnya, dinilai telah memenuhi syarat dari usulan masyarakat di tingkat kabupaten atau kota hingga pemerintah provinsi.
Fadli menegaskan bahwa pernyataan terkait sosok nama-nama calon tokoh yang dinilai memenuhi ketentuan mendapat gelar pahlawan tersebut tidak hanya dari Tim GTK.
“Dari TP2GP yang di dalamnya juga, di dalam TP2GP juga ada seharawan, ada macam-macam tuh orang-orangnya di dalam itu, ada sejarawan ada tokoh agama, ada akademisi, ada aktivis, kemudian di Kementerian Sosial dibawa ke kami,” tuturnya.
Fadli menyinggung nama Presiden RI ke-2 Soeharto, yang diusulkan untuk mendapat gelar pahlawan tiga kali sejak tahun 2011 lalu.
“Nama Presiden Soeharto itu sudah tiga kali bahkan diusulkan ya. Dan juga nama lain, ada yang dari 2011, ada yang dari 2015, semuanya sudah memenuhi syarat,” terang Menteri Kebudayaan Kabinet Merah Putih, Fadli Zon.
