Di Rakor KKSS, Mentan Amran Puji Inovasi dan Terobosan Bupati Selayar Lewat Program GEMERLAP

Berita, Sulsel88 Views

SENATORNEWS.ID, MAKASSAR,— Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., memaparkan secara mendalam inovasi dan terobosan Program GEMERLAP (Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa) dalam Rapat Koordinasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Claro Hotel Makassar, Sabtu malam (15/11).

Program strategis yang digagas Bupati Kepulauan Selayar, H. Natsir Ali, kembali mendapat perhatian nasional karena dinilai mampu memperkuat kemandirian komoditas kelapa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dalam paparannya, Mentan Amran menegaskan bahwa GEMERLAP merupakan strategi jangka panjang yang mengintegrasikan penyediaan bibit unggul, penguatan hilirisasi, dan peningkatan pendapatan petani. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain utama di pasar kelapa global jika pembangunan sektor hulu hingga hilir dilakukan secara masif dan terpadu.

Pengembangan GEMERLAP di Kabupaten Kepulauan Selayar disebut sebagai model percepatan transformasi ekonomi berbasis perkebunan rakyat. Amran mengapresiasi inisiatif daerah yang digerakkan Bupati Natsir Ali karena sejalan dengan agenda besar mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Ia juga menyoroti tingginya permintaan dunia terhadap berbagai produk turunan kelapa—mulai dari minyak kelapa, santan, arang aktif, hingga produk kosmetik dan kesehatan. Dengan mendorong hilirisasi, petani diharapkan tidak hanya menjual bahan baku, tetapi memperoleh nilai tambah yang signifikan.

“GEMERLAP bukan hanya gerakan tanam, tetapi gerakan ekonomi. Kita akan dorong industrinya agar petani merasakan langsung peningkatan kesejahteraan,” tegas Mentan Amran.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar H. Natsir Ali menegaskan bahwa kelapa memiliki filosofi mendalam dalam kehidupan masyarakat Selayar.

“Kelapa adalah komoditas strategis. Melalui GEMERLAP, kita ingin membangun kembali kejayaan kelapa Selayar—bukan hanya menanam, tetapi menciptakan masa depan ekonomi bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan pesan filosofis yang mendapat sambutan hangat peserta Rakor.

“Bagi kami di Selayar, kelapa bukan sekadar pohon, tetapi lambang kehidupan. Setiap laki-laki yang hendak menikah menjadikan kelapa sebagai mahar, karena seluruh bagiannya mencerminkan nilai kehidupan—akar yang kokoh, batang yang lurus, buah yang bermanfaat, dan daun yang meneduhkan. Menanam kelapa berarti menanam kejujuran, keteguhan, dan masa depan.”

Rakor KKSS menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan dukungan diaspora Sulawesi Selatan dalam memajukan sektor perkebunan dan pertanian, termasuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam implementasi GEMERLAP.

Dengan dukungan penuh Kementerian Pertanian, Program GEMERLAP diharapkan menjadi katalis menuju kemandirian kelapa nasional serta membuka ruang investasi dan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *