SENATORNEWS.ID,MAKASSAR — Amunisi baru resmi bergabung demi memperkuat Kontingen Sulawesi Selatan dalam ajang akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Langkah strategis ini diambil oleh Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Makassar dengan mendelegasikan dua talenta emas di kategori solo vokal.
Kedua bintang muda tersebut adalah Janette Kirana Ratu Ramba yang siap bersinar di kategori solo anak usia 7–10 tahun, serta Catherine Theresia Korompis yang akan unjuk gigi di kategori solo remaja usia 11–15 tahun.
Kehadiran duo perwakilan Makassar ini semakin menggenapi formasi tempur Kontingen Pesparawi Sulsel yang berkekuatan 196 personel, dengan target besar: menyapu bersih gelar juara di semua kategori lomba.
Harapan besar kini bertumpu pada pundak kedua delegasi LPPD Makassar ini. Mereka diharapkan mampu menyuguhkan performa magis di atas panggung, merebut gelar juara, sekaligus mengibarkan nama baik Sulawesi Selatan di level nasional.
Momen keberangkatan kedua duta suara ini dilepas secara resmi di Ruang Kerja Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar pada Rabu siang (10/6/2026). Dalam seremoni tersebut, Kepala Kantor Kemenag Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag, M.Ag, secara simbolis memakaikan jaket resmi kontingen berwarna merah menyala dengan corak khas rumah Tongkonan kepada kedua peserta.
Suasana pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran staf Kemenag Makassar, Panitia Pemberangkatan Kontingen Sulsel, serta para pengurus LPPD Kota Makassar dan Provinsi Sulsel. Tampak hadir Ketua LPPD Makassar, Mesakh Rantepadang, Penyelenggara Kristen Kemenag Makassar, Merpati Sampe Liling, beserta tim pelatih, official, dan pendamping.
Dalam laporannya, Ketua LPPD Kota Makassar, Mesakh Rantepadang, menegaskan bahwa kedua anak didiknya telah digembleng lewat program pembinaan dan latihan yang sangat ketat menjelang hari keberangkatan ke Papua Barat.
“Panggung sekelas Pesparawi Nasional menuntut kerja keras luar biasa dan pengorbanan dari seluruh elemen. Kami optimistis dengan fokus dan rasa percaya diri yang tinggi, mereka mampu mempersembahkan medali terbaik untuk Sulawesi Selatan,” ujar Mesakh menyemangati.
Ia juga menambahkan bahwa Pesparawi Nasional bukan sekadar panggung kompetisi seni suara gerejawi belaka, melainkan sebuah wadah krusial untuk menempa karakter sekaligus merajut tali persaudaraan antar-provinsi di Indonesia.
Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Kemenag Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag, M.Ag, menitipkan pesan agar para peserta selalu menjaga martabat daerah dan membawa spirit kebersamaan selama berkompetisi di Indonesia Timur.
“Kalian adalah wajah Sulawesi Selatan di pentas nasional. Oleh karena itu, selain membidik medali emas, tunjukkan pula sikap disiplin, tanggung jawab, dan indahnya semangat persaudaraan kita,” pesan Dr. Muhammad.
Sebagai informasi, gelaran megah Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dan dihadiri Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Kompetisi bergengsi ini bakal mempertemukan kontingen dari 38 provinsi di seluruh Nusantara yang siap bersaing ketat di kategori paduan suara dan solo vokal.
Tak main-main, demi menyuntikkan energi positif dan membakar semangat juang tim Sulsel, tokoh-tokoh penting daerah seperti Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, bersama Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I, dipastikan akan hadir langsung memberikan dukungan moral di Manokwari. (*)
