Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gaungkan Program Edukasi di Sektor Pertanian Bagi Masyarakat Desa Banggae Takalar 

SENATORNEWS.ID — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 di Desa Banggae, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar edukasi masyarakat terkait peningkatan UMKM. Senin, 22 Juli 2025.

Edukasi tersebut dituangkan dalam bentuk pelatihan pembuatan produk turunan pada cabai dan bawang. Tak hanya itu, pelatihan strategi branding juga disertakan.

Pada pelaksanaannya, kegiatan itu di hadiri oleh Kepala Desa Banggae, Kelompok PKK Desa Banggae, serta masyarakat dan kader desa.

Berdasarkan penyampaian Kordinator Desa (Kordes) KKNT 114 Unhas Desa Banggae, Michael Angelo W mengatakan, bahwa program itu dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan ekonomi kreatif sesuai potensi yang ada di Desa.

“Dengan terselenggaranya program kerja BANGGABI (Banggae Inovasi Cabai dan Bawang), kami berharap dapat mendorong terciptanya ekonomi kreatif dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan komoditas bawang dan cabai. Program ini diinisiasi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produksi dan nilai jual yang lebih,” kata Michael.

Sementara itu, Kepala Desa Banggae, Faisal mengungkapkan, bahwa keberadaan mahasiswa Unhas di desanya memberikan dampak yang baik.

“Keberadaan KKN Unhas, memberikan dampat positif kepada masyarakat Desa Banggae terkhusus dalam hal peningkatan UMKM Masyarakat di bidang pertanian melalui pengolahan cabai dan bawang,” ungkap Faisal.

Faisal berharap agar para pelaku usaha lebih jeli melakukan olahan produk.

“Besar harapan saya agara para pelaku usaha komoditas cabai dan bawang, tidak hanya menjual langsung hasil panennya, namun juga dapat mengolahnya menjadi produk turunan untuk mengatasi isu ketidakstabilan harga,” harapnya.

Senada dengan Kepala Desa, salah seorang kader desa, Razul, yang menjadi peserta dalam kegiatan itu juga memberikan tanggapan.

“Program yang di jalankan oleh KKN Unhas ini sejalan dengan visi dan program Pemerintah Daerah yaitu Takalar Unggul dengan Produksi Hasil Pertanian. Pada program ini, masyarakat dapat mengolah cabai dan bawang ketika mengalami penurunan harga masyarakat memiliki solusi untuk mengatasi hal tersebut,” ucap Razul. (Firmansyah Demma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *