Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis di Masjid Istiqlal, Diberi Modal Usaha dan Menginap di Hotel

Berita, Nasional38 Views

SENATORNEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara Nikah Fest di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (4/9). Sebanyak 100 pasangan dari wilayah Jabodetabek mengikuti proses akad nikah secara gratis, mulai dari biaya penghulu hingga hotel. Bahkan, setiap pasangan diberi modal usaha sebesar Rp2 juta.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan bahwa program ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang ingin menikah namun terkendala biaya.

“Banyak orang ingin menikah tetapi terhambat biaya. Melalui kegiatan ini, semuanya gratis, tanpa ada biaya penghulu. Bahkan, pasangan juga diinapkan di hotel dan mendapat modal usaha Rp2 juta. Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Nasaruddin.

Dia menilai, program tersebut juga bisa menjadi tradisi positif sekaligus bentuk efisiensi. Menurut dia, biaya pernikahan umumnya bisa mencapai ratusan juta rupiah, sementara setiap tahun sekitar 2 juta orang melangsungkan pernikahan di Indonesia.

“Kalau rata-rata biaya pernikahan Rp100 juta dikali 2 juta pasangan, itu sama dengan Rp200 triliun. Jumlah ini besar sekali. Lebih baik dana itu dipakai untuk modal usaha pasangan agar bisa membangun keluarga yang sejahtera,” tuturnya.

Selain membantu memangkas biaya, lanjut Nasaruddin, pemerintah juga mempermudah birokrasi perkawinan. Bahkan, mahar pernikahan turut dibantu agar pasangan tidak terbebani.

“Yang penting syarat dan rukunnya terpenuhi, ada calon suami, calon istri, wali, saksi, serta mas kawin. Itu sudah cukup,” ucapnya.

Nasaruddin juga menyebut, program nikah massal ini tidak hanya dilakukan di Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Bulan lalu, Kemenag menggelar kegiatan serupa di Taiwan dengan 87 pasangan, dan ke depan akan dilaksanakan di Hong Kong, Malaysia, hingga Arab Saudi.

“Bukan hanya umat Islam, ke depan kami juga akan menyelenggarakan kegiatan serupa untuk umat beragama lainnya, seperti Katolik, Protestan, Hindu, maupun Buddha,” ujarnya.

Kegiatan Nikah Massal tersebut dihadiri langsung Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, perwakilan dari Kementerian Sosial, Kepala Kanwil Agama Banten Amrullah, pejabat Kemenag lainnya serta keluarga dari masing-masing mempelai pria dan wanita. (Kokoandara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *