Andi Amran Bersama Pengurus IKA Unhas Berendam dan Nikmati Ikan Segar di Gusung Tallang

Berita265 Views

Senatornews.id, Makassar – Ketua Umum IKA Universitas Hasanuddin Andi Amran Sulaiman bersama jajaran pengurus pusat berekreasi ke Pulau Gusung Tallang untuk berendam dan bakar-bakar ikan.

Rekreasi untuk lentur-lentur otot dan pikiran ini juga diikuti Ketua IKA Maros H.A.S Chaidir Syam, Sekjen Yusran Jusuf, Ketua Harian Rahman Pina, Direktur Eksekutif Salahuddin Alam dan puluhan pengurus lainnya.

Amran Sulaiman tampak turut berendam bersama pengurus, ikut bercanda dan memimpin lomba-lomba khas perairan, seperti lomba mencari koin, lomba lari di perairan dangkal dan lomba daya tahan menyelam.

“Bagi dua kelompok. Satu yang sebelah kiri, lainnya di kanan,” kata Rahman Pina sambil mengangkat tangan memberi batasan.

“Langsung saja, tidak perlu berkelompok,” sergah Sawal, yang didukung oleh yang lain.

Politikus Partai Golkar itu pun mengalah. “Susah dilarang ka sanging senior bla,” kata Rahman Pina sambil tersenyum

Jumlah peserta yang ikut lomba tahan nafas dalam air pun dihitung untuk memastikan jumlahnya karena siapa tahu ada peserta menyelam sambil menahan nafas tidak muncul.

“Siip jumlahnya pas 17 orang. Yang lain minggir,” teriak Rahman Pina.

Semua peserta bersia-siap. Ada yang seperti Ichi Indrawan mulutnya komat-kamit, baca doa, ada juga yang mengincar posisi terbaik, seperti Ady Ansar, politikus Partai Nasdem yang mengambil ancang-ancang “simallung” di air yang dalam dan agak jauh dari peserta lain.

“Jangan mengaku putra Selayar kalau tidak kuat menyelam,” kata Sawal menyemangati Ady Ansar, yang biasa disapa Bupati Selayar.

Ady Ansar belum beruntung karena kepalanya lebih awal muncul dibanding peserta lain.

Anggota DPRD Sulsel itu salah perhitungan karena tekanan air untuk mengapungkannnya ke atas makin kuat jika di perairan lebih dalam. “Lewatki pak Bupati,” teriak yang lain.

Yang tak kalah serunya adalah lomba lari dalam air atau berenang sejauh 30 meter.

“Batasan berenang lurus dengan tangan saya. Boleh berenang boleh juga berlari. Terserah,” kata Ketum. yang turut berendam dan basah-basahan mengatur peserta lomba.

Ketum Andi Amran turun tangan mengatur peserta karena yang ikut lomba tergolong lihai, maksudnya sulit diatur dan kalau ada peluang bermain curang akan mereka manfaatkan. Jekkong sedikit yang penting menang.

Peserta lomba ini antara lain Yarifai Mappeaty, Kahar Gani, Mulawarman, Ilham Rasyid, Sudirman Numba, Suharman, Ichi, Irwan Ade Saputra, Sawal Arif, Ady Ansar, Eki, dan Mursalim.

Pesertanya sekira 15 orang .Di garis finish ada Salahuddin Alam alias Sala sebagai eksekutor terakhir yang menentukan pemenang.

“Jangan mengaku putra Selayar kalau tidak kuat menyelam,” kata Sawal menyemangati Ady Ansar, yang biasa disapa Bupati Selayar.

Ady Ansar belum beruntung karena kepalanya lebih awal muncul dibanding peserta lain.

Anggota DPRD Sulsel itu salah perhitungan karena tekanan air untuk mengapungkannnya ke atas makin kuat jika di perairan lebih dalam. “Lewatki pak Bupati,” teriak yang lain.

Yang tak kalah serunya adalah lomba lari dalam air atau berenang sejauh 30 meter.

“Batasan berenang lurus dengan tangan saya. Boleh berenang boleh juga berlari. Terserah,” kata Ketum. yang turut berendam dan basah-basahan mengatur peserta lomba.

Ketum Andi Amran turun tangan mengatur peserta karena yang ikut lomba tergolong lihai, maksudnya sulit diatur dan kalau ada peluang bermain curang akan mereka manfaatkan. Jekkong sedikit yang penting menang.

Peserta lomba ini antara lain Yarifai Mappeaty, Kahar Gani, Mulawarman, Ilham Rasyid, Sudirman Numba, Suharman, Ichi, Irwan Ade Saputra, Sawal Arif, Ady Ansar, Eki, dan Mursalim.

Pesertanya sekira 15 orang .Di garis finish ada Salahuddin Alam alias Sala sebagai eksekutor terakhir yang menentukan pemenang.

“Jangan mengaku putra Selayar kalau tidak kuat menyelam,” kata Sawal menyemangati Ady Ansar, yang biasa disapa Bupati Selayar.

Ady Ansar belum beruntung karena kepalanya lebih awal muncul dibanding peserta lain.

Anggota DPRD Sulsel itu salah perhitungan karena tekanan air untuk mengapungkannnya ke atas makin kuat jika di perairan lebih dalam. “Lewatki pak Bupati,” teriak yang lain.

Yang tak kalah serunya adalah lomba lari dalam air atau berenang sejauh 30 meter.

“Batasan berenang lurus dengan tangan saya. Boleh berenang boleh juga berlari. Terserah,” kata Ketum. yang turut berendam dan basah-basahan mengatur peserta lomba.

Ketum Andi Amran turun tangan mengatur peserta karena yang ikut lomba tergolong lihai, maksudnya sulit diatur dan kalau ada peluang bermain curang akan mereka manfaatkan. Jekkong sedikit yang penting menang.

Peserta lomba ini antara lain Yarifai Mappeaty, Kahar Gani, Mulawarman, Ilham Rasyid, Sudirman Numba, Suharman, Ichi, Irwan Ade Saputra, Sawal Arif, Ady Ansar, Eki, dan Mursalim.

Pesertanya sekira 15 orang .Di garis finish ada Salahuddin Alam alias Sala sebagai eksekutor terakhir yang menentukan pemenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *