SENATORNEWS.ID, MAKASSAR — Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Hj Andi Nurhadi dan AAS International Hospital milik Andi Amran Sulaiman di Jalan Kesadaran 4, Kelurahan Panaikang, Kota Makassar, Senin (9/10/2023) siang.
Hj Andi Nurhadi adalah nama ibu Amran Sulaiman. Bahkan masjid ini akan menjadi masjid termegah di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Masjid Hj. Andi Nurhadi dibangun dengan kapasitas 20 ribu jemaah dengan total bangunan serta menara 4 hektar dan berada dalam kawasan seluas 34 hektar.
“Menara masjid lebih tinggi dibanding Monas,” kata Amran Sulaiman.
Selain dihadiri Wapres, ground breaking dua mega proyek ini juga dihadiri Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhani Pomanto, Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Bupati Maros Chaidir Syam, Andi Fahsar Padjalangi, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, pj Sekrov Sulsel Andi Muhammad Arsjad dan unsur Forkopimda dan para pimpinan wilayah perbankan.
Sebelum prosesi seremoni peletakan batu pertama (ground breaking), Amran Sulaiman selaku menceritakan kisah yang melatarbelakangi hingga membangun masjid.
Owner Tiran Group itu mengungkapkan jika bapaknya adalah seorang tentara (babinsa) yang gajinya hanya Rp160 ribu per bulan.
Gaji yang pas-pasan harus menghidupi 12 orang anak.
Makanya, kata Amran, sejak kecil dirinya sudah terbiasa bekerja keras membantu ekonomi keluarga. Bahkan pernah bekerja sebagai pemecah batu.
Itu sebabnya Amran bertekad ingin mengubah ekonomi keluarganya. Selepas kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) ia pergi merantau ke Jakarta. Saat tiba di Jakarta dengan menggunakan kapal laut, Owner PT Tiran Group ini bingung mau nginap dimana.
“Mau tinggal di wisma, uang tidak cukup. Tinggal di kos-kosan juga tidak ada uang . Akhirnya saat itu saya tidur di Masjid Istiqlal,” tutur Founder AAS Foundation ini.
“Saat itu saya berdoa. Ya Allah jika saya diberi rezeki, maka saya akan bangun masjid. Alhamdulillah, doa saya terwujud hari ini,” kata Ketua Umum IKA Unhas ini.
Selain peletakan batu pertama untuk Masjid Hj Andi Nurhadi, di lokasi yabg sama juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan AAS International Hospital.
Amran juga mengaku jika pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini juga memiliki kisah. Dimana, saat kehidupannya belum mapan, sang ibu Andi Nurhadi kena stroke. Lantaran tak ada uang, ibunya hanya dirawat ala kadarnya.
“Tapi setelah aku diberi rezeki, aku bawa ke Makassar. Tapi dokter di Makassar sarankan ke Jakarta. Tapi setelah itu kami akhirnya merawat ibu kami di Singapura. Alhamdulillah kami masih bisa merawat ibu kami sampai 15 tahun,” jelasnya.
“Masjid ini nanti aku hibahkan ke masyarakat dan rumah sakit akan digratiskan untuk masyarakat tidak mampu,” tutup Andi Amran.
Sebelun peletakan batu pertama kedua proyek, hadirin mendengar ceramah Gus Muwafiq dan setelah acara dihibur oleh penampilan Sulis. (*)






