SENATORNEWS.ID – Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Permata Abadi milik penyanyi Yuni Shara di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi sorotan banyak publik.
Biaya pendidikan di PAUD yang didirikan oleh penyanyi Yuni Shara dinilai tidak memberatkan para orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
PAUD terpadu Cahaya Permata Abadi didirikan sejak tahun 2004 oleh Yuni Shara di bawah naungan Yayasan Permata Abadi, atas kecintaanya pada dunia pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini.
Sebelumnya sekolah PAUD milik Yuni tersebut pernah menerapkan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp3.500 beberapa tahun lalu.
Namun seiring waktu dan panduan baru biaya tersebut naik, tetapi masih dinilai tidak memberatkan.
Skema pembiayaan di sekolah milik penyanyi Yuni Shara tersebut masih memakai subsidi silang, yang artinya siswa dari keluarga mampu membantu siswa miskin.
“Sekarang pakai panduan baru, mulai 2024,” ungkap perwakilan PAUD Cahaya Permata Abadi, Dewi Hidayati, 2 Desember 2024.
“Anak-anak dari keluarga tidak mampu masih ada, sekolahnya gratis dengan syarat nenunjukkan surat keterangan tidak mampu,” lanjutnya.
Dewi juga mengatakan bahwa Yuni Shara berpesan agar sekolahnya dapat tetap mandiri.
“Bunda (Yuni Shara) minta untuk mandiri, biaya ini sudah konsultasi dengan bunda,” lanjut Dewi.
Tampak dalam rician biaya yang dibagikan Dewi, SPP PAUD Cahaya Permata Abadi sebesar Rp250 ribu, sementara untuk biaya pendaftarannya sebesar Rp50 ribu.
Saat ini sekolah PAUD tersebut juga membebankan biaya pemeliharaan gedung, perlengkapan anak, dan biaya kegiatan selama satu tahun.
Sebelumnya, sekolah PAUD yang dirintis oleh Yuni Shara tersebut pernah mencuri perhatian banyak pihak, yang menerapkan biaya sekolah sebesar Rp3.500 atau bisa juga dibayar dengan sayuran dan buah-buahan.
