Wali Kota Pimpin Apel Siaga, Tekankan Kolaborasi untuk Tangani Bencana di Makassar

Berita, Sulsel96 Views

SENATORNEWS.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat komitmennya dalam membangun kota yang tangguh bencana.

Wali Kota Munafri Arifuddin secara langsung memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana 2025 yang digelar BPBD, menekankan bahwa kolaborasi seluruh pihak kunci untuk keselamatan warga.

Di tengah ancaman bencana yang tidak terduga, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar seremoni.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kota Makassar 2025 di kawasan MNEK Centre Point of Indonesia (CPI), Selasa (7/10/2025).

“Baik di darat, laut, maupun udara, kolaborasi antara seluruh unsur, mulai dari pemerintah Kota, BPBD, TNI–Polri, relawan, hingga masyarakat sangat penting untuk memperkuat sistem tanggap darurat,” tegas Munafri yang akrab disapa Appi.

Ia mengapresiasi inisiatif BPBD dan menekankan pentingnya konsistensi dalam proses pencegahan, penanganan, hingga evakuasi. Appi juga meminta sosialisasi kepada masyarakat digencarkan agar warga paham langkah-langkah yang harus diambil saat bencana.

“Segala proses kesiapsiagaan harus dipastikan berjalan sesuai standar. Yang kami harap adalah seluruh pihak bisa bersinergi sehingga setiap proses penanggulangan berjalan aman dan baik,” imbuhnya.

Dalam apel yang dihadiri Wakil Wali Kota, Sekda, jajaran SKPD, dan TNI-Polri tersebut, personel BPBD memamerkan simulasi tanggap bencana yang mencakup Air Rescue, Water Rescue, High Angle Rescue, Mountain Rescue, dan Fire Rescue.

Aksi ini menunjukkan kesiapan teknis dalam menghadapi berbagai skenario darurat. Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, menyatakan apel ini adalah bukti nyata kesiapan personel dan peralatan.

“Bencana pasti datang, kita tidak tahu kapan. Maka yang kita perlukan adalah kesiapan,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, BPBD Makassar terus berinovasi dan membuka ruang kolaborasi lintas daerah. Semua upaya ini, menurutnya, sejalan dengan visi Wali Kota untuk mewujudkan Makassar sebagai kota yang inklusif dan tangguh.

“Kami bekerja dengan hati. Harapannya, Makassar bisa menjadi kota yang resilien, siap, tangguh, dan inklusif untuk semua,” pungkas Fadli. (Leony amparita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *