SENATORNEWS.ID – Kisah inspiratif datang dari Mugianto, sosok yang dikenal luas dengan julukan “Jenderal Kelengkeng”. Kini, pria yang sebelumnya dikenal sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) tersebut resmi dilantik menjadi Perwira TNI Angkatan Darat, menandai tonggak penting dalam perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan dan dedikasi.
Julukan “Jenderal Kelengkeng” bukanlah tanpa alasan. Mugiyanto dikenal karena keberhasilannya mengembangkan budidaya kelengkeng unggul di lahan tandus, bahkan berhasil membuatnya berbuah di luar musim. Terlahir dari semangat pantang menyerah, Mugianto membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberi manfaat bagi bangsa.
Perjalanan inspiratifnya dimulai ketika ia kehilangan satu kaki akibat ledakan granat saat bertugas dalam operasi di Ambon. Namun, bukannya menyerah, Mugiyanto justru menjadikan cobaan tersebut sebagai titik balik dalam hidupnya.
Setelah masa pemulihan, ia kembali bertugas di kodim 0795/ Magelang dan menemukan panggilan baru di dunia pertanian, khususnya hortikultura.
“Kekurangan bukanlah akhir dari segalanya. Justru keterbatasan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Mugiyanto penuh semangat.
Melalui kerja keras dan ketekunan, Mugianto berhasil menciptakan sistem budidaya kelengkeng yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat desa. Ia sering diundang oleh Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian untuk menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan petani di seluruh Indonesia.
Dedikasi luar biasa ini mengantarkan Mugiyanto meraih berbagai penghargaan, termasuk dari Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertanian, dan TNI, atas kontribusinya dalam pengembangan pertanian nasional.
Kini, dengan pangkat barunya sebagai perwira TNI, Mugiyanto bertekad melanjutkan perjuangan tidak hanya di bidang militer, tetapi juga dalam memajukan sektor pertanian sebagai kekuatan ekonomi bangsa.
Prajurit TNI Yang kini berpangkat Letnan dua itu sangat optimis pada program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Program pemerintah ini InsyAllah pasti berhasil, ini harus kita dukung bersama. Saya secara pribadi sangat yakin dan mendukung penuh apa yang dilakukan Pak Mentan Andi Amran Sulaiman saat ini. Ini langka nyata untuk memajukan Indonesia.” Tegas sang Jenderal Kelengkeng.
Kini Kisah hidup mugiyanto menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi para penyandang disabilitas, untuk terus berjuang, belajar, dan berkarya demi Indonesia yang lebih maju. Kisah sukses Letda Inf Mugianto juga akan menjadi inspirasi bagi Prajurit TNI dan tentunya para petani milenial.
“Jenderal Kelengkeng” bukan sekadar julukan, ini simbol keteguhan hati, inovasi, dan semangat juang tanpa batas sebagai seorang patriot Bangsa. Mugiyanto telah menjelaskan kepada dunia, bahwa seorang Prajurit harus selalu berpartisipasi dalam kemajuan bangsa dalam kondisi apapun dan dimanapun. “Saya terlalu mencintai Negara ini, jadi selagi saya masih bernafas, saya akan terus mengabdi untuk ibu pertiwi. kemajuan pertanian Indonesia, dan cita-cita NKRI menjadi lumbung pangan dunia adalah harga mati bagi kami”. Tutupnya.
Magelang, Jateng— 21 Oktober 2025.(Senatornewsid)
