Siap Kerahkan 20.000 Pasukan Perdamaian untuk Gaza, Dukungan Global untuk ‘The Prabowo’s Ways’ Menguat

Berita, Isu, Nasional51 Views

SENATORNEWS.ID, MAKASSAR – Langkah diplomasi perdamaian Presiden Prabowo Subianto untuk Gaza menuai dukungan global yang masif, melahirkan sebutan-sebutan seperti “The Prabowo’s Ways” dan “Sultanos” di panggung internasional.

Merespon dukungan gelombang ini, Pemerintah Indonesia tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi telah menyiapkan langkah nyata 20.000 personel pasukan perdamaian siap dikirim ke Gaza.

Kesiapan luar biasa ini menjadi poin kunci dalam Seminar Internasional bertajuk “Towards a Two-State Solution: Peran Kunci Presiden Prabowo Subianto dalam Mewujudkan Perdamaian di Gaza” yang digelar di UIN Alauddin Makassar, Senin (17/11/2025).

Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, dalam konferensi persnya, mengonfirmasi fenomena dukungan internasional yang viral tersebut. “Sekarang di luar negeri sudah viral, sangat positif viralnya. Ada yang menjelaskan dengan The Prabowo’s Ways, ada yang menjelaskan dengan The Prabowo’s Solution. Bahkan ada yang melukiskan Bapak Presiden sebagai ‘Sultanos’,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Menag menekankan, seminar ini adalah aksi proaktif untuk menerjemahkan visi presiden menjadi sebuah rencana aksi yang konkret. “Jangan sampai Indonesia sendiri tidak siap mengisi statement-statement dari Bapak Presiden kita yang begitu dikagumi di luar negeri,” tegas Nasaruddin.

Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, menegaskan bahwa dukungan Indonesia kepada Palestina adalah “utang sejarah” sejak era Presiden Soekarno. Namun, ia menyoroti sebuah terobosan bersejarah di era pemerintahan Presiden Prabowo.

“Yang membedakannya dengan sebelumnya adalah keinginannya untuk terlibat lebih jauh, termasuk di antaranya adalah mengirimkan pasukan perdamaian. Ini langkah yang membedakan pemerintahannya,” jelas Anis Matta.

Komitmen itu tidak hanya retorika. Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan gambaran yang sangat operasional. “Pak Prabowo yang paling cepat memberikan satu solusi konkret dengan kesediaannya untuk memberikan bantuan pasukan perdamaian bahkan jika diperlukan sampai 20 ribu orang,” ulangnya.

Ia menjelaskan bahwa kontingen yang akan dikirim nantinya tidak hanya bersifat tempur militer, tetapi akan lebih banyak terdiri dari tim dokter dan tim zeni (konstruksi) dari TNI, yang sangat diperlukan untuk merehabilitasi Gaza yang hancur.

Keprihatinan inilah yang mendorong banyak negara, termasuk sekutu tradisional Israel, untuk mulai mendukung kemerdekaan Palestina. Dalam titik kritis inilah, tekanan dan penawaran solusi dari Presiden Prabowo beserta pasukan perdamaian dinilai sebagai sebuah intervensi yang sangat kuat dan tepat waktu.

Anis Matta menambahkan bahwa bentuk dan mandat perdamaian ini masih dalam proses negosiasi intensif di PBB, namun prinsip kesediaan Indonesia sudah disampaikan dengan jelas kepada dunia.

 

Untuk memperkuat posisi Indonesia, seminar yang akan berlanjut ke Medan, Surabaya, dan Jakarta ini menghadirkan pakar internasional seperti jurnalis Palestina Revda Selver Iseric dan Prof. Robert W. Hefner dari Boston University. Tujuannya: menciptakan solusi khas Indonesia yang memadukan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sebelum akhirnya menjadi bahan masukan resmi bagi diplomasi Indonesia di PBB. (Leony amparita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *