Nataru, 962 Ribu Penumpang Lewat Pelabuhan, Pelindo Siapkan Layanan 24 Jam

SENATORNEWS.ID, MAKASSAR – Gelombang perjalanan massa periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai mencapai puncaknya. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melaporkan, hingga H-1, arus penumpang di seluruh terminalnya yang tersebar di Indonesia telah menembus angka 962.777 orang.

Tanjung Pinang menjadi terminal tersibuk dengan 98.800 penumpang, diikuti oleh Tanjung Balai Karimun (74.600), Tanjung Perak Surabaya (70.400), Ambon (55.200), dan Makassar (43.700).

Sementara itu, arus kendaraan turut padat dengan 92.195 unit yang menyeberang, dipimpin oleh Terminal Tanjung Perak (21.900 unit) dan Lembar, Lombok (13.800 unit).

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menyatakan kondisi secara umum aman, lancar, dan terkendali. “Kami pastikan seluruh terminal beroperasi optimal 24 jam dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Koordinasi intensif dengan semua pemangku kepentingan terus dilakukan,” tegasnya dikutip, Rabu (31/12/2025)

Data Pelindo mengungkap, puncak arus penumpang justru telah terjadi pada 21 Desember 2025 (H-4) dengan 76.692 orang. Sementara puncak arus kendaraan terjadi lebih awal lagi, pada 20 Desember 2025 (H-5), dengan 7.557 unit.

Hal ini mengindikasikan masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan puncak.

Dengan mengusung semangat “Libur Nataru, Hadirkan Kebaikan Kuatkan Harapan”, Pelindo melakukan sejumlah penguatan. Langkah tersebut antara lain perbaikan fasilitas ruang tunggu, pengaturan alur penumpang yang lebih baik, kesiapsiagaan petugas layanan maksimal, serta dukungan sistem informasi.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan informasi resmi dari pelabuhan dan datang lebih awal ke terminal guna memperlancar perjalanan. Pemantauan intensif akan terus dilakukan hingga periode arus balik usai.

Tidak hanya fokus pada penumpang, Pelindo juga memberikan dukungan bagi kelancaran distribusi barang selama masa pembatasan angkutan barang Nataru. Bentuknya berupa diskon tarif penumpukan sebesar 60 persen di pelabuhan yang terdampak kebijakan.

“Kebijakan diskon ini merupakan wujud komitmen kami mendukung kelancaran arus barang nasional. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Cabang Pelabuhan Pelindo atau Customer Care 102,” pungkas Ali. (Leony amparita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *