Punya Cita Rasa Khas, Kopi Arabika Gayo Aceh Masuk Daftar Biji Kopi Terbaik Dunia

SENATORNEWS.ID, JAKARTA — Kopi Arabika Gayo asal Dataran Tinggi Gayo, Aceh, kembali mendapat sorotan di kancah internasional. Kopi khas Indonesia tersebut masuk dalam daftar biji kopi terbaik dunia yang dirilis TasteAtlas pada 2026.

Dalam pemeringkatan yang diperbarui pada Juli 2026, Arabika Gayo disebut masuk jajaran 10 besar biji kopi terbaik dunia. RRI melaporkan daftar tersebut menempatkan kopi Gayo bersama sejumlah kopi premium dari berbagai negara penghasil kopi.

Sementara itu, TasteAtlas dalam daftar terbarunya yang diperbarui 16 September 2026 menempatkan Kopi Arabika Gayo di posisi kelima dalam daftar Top 100 Coffee Beans in the World.

Kopi Arabika Gayo merupakan kopi yang dibudidayakan di kawasan dataran tinggi Gayo, Aceh. Wilayah penghasilnya antara lain Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Salah satu karakter yang membuat kopi Gayo dikenal adalah profil rasanya yang cenderung bersih, dengan body medium hingga penuh dan tingkat keasaman yang relatif rendah.

TasteAtlas mencatat kopi Gayo memiliki karakter rasa yang dapat menghadirkan nuansa herbal, earthy atau tanah, hingga rempah. Profil tersebut dapat berbeda bergantung pada wilayah perkebunan, proses pengolahan, dan tingkat sangrai.

Kopi Gayo juga dikenal dengan metode pengolahan wet-hulling atau yang di Indonesia dikenal sebagai giling basah. Metode tersebut menjadi salah satu karakter pengolahan kopi Sumatra dan turut memberikan ciri khas pada cita rasanya.

Kopi Arabika Gayo tumbuh di ketinggian sekitar 1.200 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut. Kondisi dataran tinggi, tanah vulkanik, dan iklim yang sesuai menjadi faktor yang mendukung budidaya kopi Arabika di kawasan tersebut.

Popularitas Kopi Gayo juga tidak terlepas dari identitas geografisnya. Produk Kopi Arabika Gayo tercatat sebagai produk indikasi geografis dari Aceh dalam laporan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Status tersebut berkaitan dengan karakteristik produk yang berasal dari wilayah tertentu dan memiliki keterkaitan dengan kondisi geografis serta praktik produksi di daerah asalnya.

Pengakuan internasional melalui berbagai daftar kopi dunia kemudian turut memperkuat posisi Kopi Gayo sebagai salah satu produk kopi Arabika Indonesia yang dikenal luas.

Dinikmati di Pasar Internasional

Kopi Gayo selama ini tidak hanya dikonsumsi di dalam negeri. Kopi tersebut juga dipasarkan ke berbagai negara dan menjadi salah satu produk kopi spesialti Indonesia yang menarik perhatian roaster serta penikmat kopi.

Masuknya Arabika Gayo dalam daftar kopi terbaik TasteAtlas menunjukkan bagaimana produk kopi dari dataran tinggi Aceh memiliki daya tarik di pasar global.

Bagi Indonesia, pengakuan tersebut sekaligus memperlihatkan potensi komoditas kopi daerah untuk terus dikembangkan, terutama melalui peningkatan kualitas budidaya, pengolahan pascapanen, hingga penguatan identitas asal produk. (Koko andara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *