Sadikin Aksa Komisaris PT Liga Indonesia Baru, Munafri Arifuddin Direktur

Olahraga206 Views

 

Ilustrasi logo PSSI (pssi.org)

JAKARTA, Senatornews.id — Sadikin Aksa dan Munafri Arifuddin dipercaya menjadi pengurus PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sadikin mengisi jabatan komisaris, Munafri masuk dalam jajaran direktur.

Kepercayaan itu diberikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru tahun 2023 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2023). Rapat dihadiri seluruh pemegang saham. Mereka adalah perwakilan dari 18 klub Liga 1 dan PSSI.

Ada beberapa pembahasan pada rapat yang dilaksanakan selama empat jam tersebut. Seperti laporan keuangan, perubahan anggaran dasar perseroan, perubahan susunan pengurus perseroan, laporan Kompetisi 2022/2023, hingga proyeksi Kompetisi 2023/24.

Selain itu, terdapat perubahan susunan pengurus perseroan. Pada posisi Komisaris Utama diisi oleh Zainudin Amali. Sadikin Aksa dan Muhammad Lutfi mengisi posisi komisaris.

Pada jajaran direksi juga ada perubahan. Posisi Direktur Utama masih dijabat Ferry Paulus, Direktur Munafri Arifuddin dan Direktur Operasional Asep Saputra.

Zainudin Amali memberikan apresiasi dengan apa yang telah dibahas pada RUPS Tahunan 2023 ini, termasuk dengan perubahan yang terjadi pada susunan perseroan. Dia menyebut dirinya di

jajaran komisaris mewakili PSSI, Sadikin wakil dari klub, dan komisaris independen Muhammad Lutfi. Di jajaran direksi, Direktur Utama tetap dijabat Pak Ferry Paulus.

“Kami dari PSSI mengapresiasi kepada jajaran komisaris dan direksi karena apa yang telah dilakukan dan akan kita perbuat sejalan dengan transformasi sepak bola nasional,” kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini, dilansir dari laman pssi.org.

Amali menuturkan, ia dan jajarannya cukup serius dengan pengelolaan sepak bola di Tanah Air, membenahi tata kelola sepak bola seperti road map yang sudah dipresentasikan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir di hadapan Presiden FIFA beberapa waktu lalu. “Harapan kita, sepak bola Indonesia bisa semakin baik. Karena kompetisi yang baik, kompetisi yang benar akan membentuk tim nasional yang baik pula. Saya sebagai Waketum PSSI ikut bersama-sama dalam proses ini, karena kita harapkan apa yang dikerjakan oleh LIB sesuai road map PSSI,” tuturnya.

Ferry Paulus menerima dan siap meneruskan jabatan ini dengan program-program yang telah dicanangkan. Salah satunya perubahan format kompetisi untuk lebih meningkatkan aspek kompetitif.

“Memang tujuan utamanya menjadikan liga ini menjadi lebih baik menuju transformasi sepak bola Indonesia sesuai yang kita cita-citakan semua sesuai road map PSSI dan FIFA. Yang jauh lebih penting, kalau hanya perubahan direksi dan komisaris hal biasa dalam korporasi. Tetapi yang terpenting kompetisi disusun dengan rapi, ada kepastian jadwal, sehingga sepak bola Indonesia memiliki masa depan untuk terus berkembang, bertumbuh dan Timnas Indonesia pasti akan berprestasi,” tutur Ferry Paulus. (*)

Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Indonesia Masuki Masa Endemi

JAKARTA, Senatornews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi Covid-19 di Indonesia mulai Rabu, 21 Juni 2023 di Istana Merdeka, Jakarta. Dengan pencabutan tersebut, Indonesia akan memasuki masa endemi.

“Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi Covid-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi dan kita mulai memasuki masa endemi,” ujar Presiden, dilansir dari laman setkab.go.id.

Keputusan tersebut diambil sejalan dengan pencabutan status public health emergency of international concern (PHEIC) untuk Covid-19 yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Keputusan ini juga diambil pemerintah dengan mempertimbangkan angka konfirmasi harian kasus Cocid-19 di Indonesia yang mendekati nihil. “Hasil serosurgei menunjukkan 99 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi COVID-19,” ujarnya.

Memasuki masa endemi ini, Kepala Negara mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati serta terus menjalankan perilaku hidup sehat dan bersih. Presiden berharap keputusan pencabutan ini dapat meningkatkan geliat perekonomian di Tanah Air. “Dengan keputusan ini, pemerintah berharap perekonomian nasional akan bergerak semakin baik dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *