SENATORNEWS.ID, JAKARTA — PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi warga sejak awal bencana hingga fase pemulihan.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Aceh yang telah menghadapi banjir sejak akhir November 2025.
“Kami bersama Pupuk Iskandar Muda hadir untuk masyarakat Aceh di saat duka maupun suka. Kami prihatin karena masyarakat sudah sekitar 50 hari berjibaku menghadapi banjir, dan kami berharap kondisi segera pulih,” kata Rahmad saat penyerahan bantuan di Aceh Utara, Rabu.
Rahmad menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu tahap. Sejak awal bencana, Pupuk Indonesia telah mengirimkan berbagai bentuk bantuan ke Aceh serta sejumlah wilayah lain di Pulau Sumatera.
Ia menegaskan bahwa penanganan dampak bencana memerlukan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga partisipasi masyarakat.
Pada penyaluran kali ini, Pupuk Indonesia menyerahkan lima unit tangki air bersih dan satu truk bantuan paket sembako yang dipusatkan di Pendopo Aceh. Selain bantuan logistik, perusahaan juga mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk rehabilitasi masjid di wilayah Aceh Utara.
Di hari yang sama, Pupuk Indonesia turut menggelar doa bersama serta menyerahkan bantuan alat salat, Al Quran, dan perlengkapan Masjid Al Muntaha yang berada di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda.
Sebelumnya, Pupuk Indonesia telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa 200 paket perlengkapan sekolah, 200 selimut, serta 200 paket sembako untuk masyarakat Aceh. Dukungan serupa juga diberikan kepada wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan total 575 paket sembako dan 350 paket perlengkapan kebersihan.
Pada 4 Desember 2025, perusahaan kembali mengirimkan bantuan senilai sekitar Rp3,8 miliar ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam bentuk sembako, makanan cepat saji, serta susu UHT. Kemudian pada 12 Desember 2025, bantuan lanjutan senilai Rp789 juta kembali disalurkan khusus untuk Aceh.
Secara keseluruhan, hingga saat ini total bantuan Pupuk Indonesia dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera telah mencapai sekitar Rp24 miliar, termasuk dukungan pembangunan hunian sementara di Kabupaten Pidie Jaya.
Rahmad memastikan Pupuk Indonesia akan terus mengambil peran aktif dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi demi mempercepat pemulihan pascabencana,” katanya.








