Senatornews.id, MAKASSAR – Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) dan Kementerian Pertanian akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengelola lahan seluas 10 ribu hektare.
MoU ini untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan, khususnya beras.
Menurut Staf Khusus Menteri Pertanian, Sam Herodian Presiden Prabowo telah memajukan target pencapaian dari 2029 menjadi tahun ini, 2025.
Sam Herodian menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai menjadi nara sumber pada Rembuk Nasional 2024 Himpuni, di Four Point by Sheraton Hotel, Makassar, Kamis (20/2/2025)
Sam yakin target swasembada pada 2025 tersebut bisa tercapai, lantaran produksi beras tahun lalu menunjukkan tren yang positif.
“Jika semua berjalan lancar tanpa gangguan iklim, kami optimis swasembada pangan bisa tercapai tahun ini,” katabSam Herodian.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dalam perbaikan irigasi juga akan berkontribusi besar terhadap pencapaian target ini.
Sebagai bagian dari strategi, Kementerian Pertanian akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi negeri untuk mengelola lahan seluas 10 ribu hektare.
“Kami akan melibatkan sekitar 400 alumni perguruan tinggi untuk membentuk brigade pangan, yang masing-masing brigade terdiri 15 orang,” jelasnya.
Setiap brigade pangan akan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekira Rp3,3 miliar.
Satu brigade pangan akan mengelola 200 hektar.












