UNHAS Kini Miliki 471 Guru Besar Aktif, Cerminkan Kemajuan Mutu Pendidikan

SENATORNEWS.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin kembali menambah jumlah guru besar aktif melalui prosesi pengukuhan dan penerimaan anggota baru Dewan Profesor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Acara ini berlangsung dalam Rapat Paripurna Terbatas Senat Akademik UNHAS pada Selasa (5/8/2025), di Ruang Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat UNHAS, Kampus Tamalanrea, Makassar.

Upacara dihadiri Rektor UNHAS Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua dan Anggota Majelis Wali Amanat, Ketua dan Anggota Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga besar para guru besar yang dikukuhkan.

Ketua Senat Akademik UNHAS, Prof. Dr. drg. Baharuddin Thalib, M.Kes., Sp.Pros(K) membuka rapat dan menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari tradisi akademik yang memperkuat integritas ilmiah universitas.

Ketua Dewan Profesor, Prof. Dr. Andi Pangerang Moenta, SH., MH., DFM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa hingga saat ini Universitas Hasanuddin telah memiliki 471 guru besar aktif.

Ia menekankan pentingnya peran strategis para profesor dalam merespon isu dan tantangan bangsa melalui pendekatan ilmiah lintas bidang.

“Tugas utama guru besar adalah menghadirkan solusi berbasis keilmuan atas permasalahan yang dihadapi masyarakat dan bangsa. Keberadaan Dewan Profesor menjadi pilar penting dalam menjaga mutu akademik Unhas,” tegas Prof. Pangerang.

Sementara itu, Rektor UNHAS Prof. Jamaluddin Jompa menekankan bahwa bertambahnya jumlah guru besar harus dimaknai sebagai peluang memperkuat kolaborasi lintas disiplin.

“Para guru besar memiliki peluang besar untuk saling belajar dan berkolaborasi dalam menghasilkan inovasi yang solutif. Ini akan memperkaya khasanah keilmuan dan memperkuat sinergi antarfakultas,” ujarnya.

Prof. JJ juga menyebutkan bahwa Unhas kini menjadi salah satu perguruan tinggi dengan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia.

Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi kuantitatif, tetapi harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Capaian ini mencerminkan kemajuan mutu akademik UNHAS, yang juga ditandai dengan keberhasilan kita masuk dalam jajaran 1.000 besar universitas terbaik dunia,” tambahnya.

Sebagai bagian dari prosesi, para guru besar yang dikukuhkan menandatangani Kode Etik Dewan Profesor yang disaksikan langsung oleh Ketua Senat Akademik, Ketua Dewan Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat, dan Rektor . (Leony amparita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *